Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan yang sudah terlanjur diakhiri dengan “Tamat sementara” ini. Dalam tulisan itu ada pertanyaan, “Apakah kamu sering nongkrong di warnet buat ngakses email?” Mungkin ada yang menanyakan hubungan pertanyaan tersebut dengan judul tulisan, pertanyaan seperti ini,
“Gimana cara nyedot email dari warnet? Warnetnya gak ada hotspotnya, kalaupun ada aku nggak punya laptop. Masa kamu nyuruh aku install email client di sana? Tau nggak sih, di warnet itu usernya cuma diberi hak akses user biasa, bukan administrator, jadi nggak bisa install program. Masa kamu nyuruh aku nyedot email pake OE? Di sana email client-nya cuma itu. Mana ada Deep Freeze-nya lagi, masa kamu nyuruh aku setting OE tiap kali mau nyedot email? Males banget. Belum lagi mikir gimana cara mindahin email yang udah disedot ke komputer rumah. Ribet banget!”
Bentar-bentar, intinya apa sih pertanyaan itu? Nyedot email dari warnet terus dipindahin ke komputer rumah? Kenapa nggak baca & tulis email di warnet aja? Gini, misal anda berlangganan banyak milis (mailing list). Dalam seminggu bisa ratusan email yang mampir ke inbox. Mau baca, tulis & hapus ratusan email di warnet? Bagi seorang pelajar/mahasiswa, hal ini bisa berarti besok bakal ada pengurangan gizi
Lagipula, jika anda baca dan tulis email di rumah, saat email client nyedot email anda bisa surfing ke situs lain, suatu hal yang sulit dilakukan jika menggunakan web email.
Kasus lain, di kantor anda bisa menggunakan internet sepuasnya tapi di rumah anda tidak mempunyai koneksi internet. Anda mempunyai dua alamat email, satu untuk kantor, satu untuk keperluan pribadi. Anda sering mendapat email yang sifatnya pribadi/top secret dari pasangan anda yang sedang pergi nun jauh di sana dan anda tidak ingin rekan sekantor memergoki anda ketika sedang membaca atau membalas email tersebut (isinya apaan yah
). Intinya, kita numpang nyedot email di kantor tapi bukanya di rumah biar bisa lebih santai.
Beruntung sekali seorang cerdas & inovatif bernama John T. Haller memahami kesulitan macam itu dan lahirlah Portable Thunderbird. Ya, program ini adalah modifikasi dari email client Mozilla Thunderbird, namun bisa dijalankan dari USB Flash Disk (UFD) & tak perlu diinstall, cukup diekstrak dan disetting. Sekali setting dia sudah siap dipekerjakan di manapun. Nyedot email bukan masalah lagi sependek punya UFD dan ada komputer yang terkoneksi ke internet. Mau di kantor, rumah temen ato warnet, no problem. Apalagi sama seperti saudaranya, Firefox, Thunderbird juga bisa berganti baju dan diberi tambahan obat kuat biar tambah joss. Sudah tertarik? Sedot dulu dari sini.
Berikut adalah contoh setting untuk email account di gmail.
Setting awal Thunderbird Portable
- Jalankan file instalasi TBP, anda akan ditanya di mana TBP akan diinstall (diekstrak). Setelah anda tentukan lokasinya, klik Install. Dalam gambar, L adalah lokasi UFD saya.
- Setelah proses ekstraksi selesai, jalankan file ThunderbirdPortable.exe yang berada dalam folder ThunderbirdPortable. Pada windows yang muncul, pilih “I accept…” dan klik Continue
- Pada jendela dialog New Account Setup, pilih Email account dan klik Next
- Masukkan nama dan alamat email anda & klik Next lagi
- Pada jendela server information, pilihlah POP dan masukkan pop.gmail.com di “Incoming Server” dan smtp.gmail.com pada “Outgoing Server”. Saya sarankan agar anda tidak memilih Use Global Inbox agar manajemen email lebih mudah jika anda menambahkan account email baru. Klik Next.
- “Incoming user name” dan “Outgoing user name” sudah terisi secara otomatis, tapi itu belum benar. Tambahkan @gmail.com pada bagian akhir sehingga user name menjadi seperti alamat email. Klik Next.
- Klik saja next pada jendela yang muncul
- Selamat, TBP sudah selesai disetting. Jadi sudah bisa nyedot email niy ? Sabar dong, setting ini masih belum benar, lagipula secara default Gmail belum mengaktifkan fasilitas POP jadi anda harus mengaktifkannya jika anda belum pernah nyedot email dari gmail. Sekarang hilangkan tanda centang pada kotak “Download message now” lalu klik Finish.
- Beri tanda cawang dan klik Yes pada kotak yang muncul. Nah, beginilah tampang TBP.
Betulkan setting yang masih salah
- Pilih Tools dan Account Settings pada pulldown menu
- Pilih Server Settings dan gantilah menjadi seperti ini. Isi port dengan 995 dan pilih SSL pada use secure connection
- Klik Outgoing Server (SMTP), lalu klik nama account – smtp.gmail.com (Default), bagian yang dilingkari di bawah.
- Klik Edit, sehingga muncul jendela SMTP server.
- Isi Port dengan 587 dan pilih TLS pada Use secure connection. Klik OK dan klik OK sekali lagi.
Aktifkan POP di account Gmail anda
- Seting telah diperbaiki. Beralihlah pada browser dan loginlah di account gmail anda.
- Pada tampilan utama gmail, klik setting (bagian yang dilingkari di gambar bawah)
- Klik forwarding and POP
- Anda bisa memilih “Enable POP for all mail” atau “Enable POP only for mail that arrives from now on” lalu klik Save Changes. POP telah diaktifkan.
- Kembalilah ke TBP dan cobalah sedot email anda dengan mengklik Get Mail.
Multiple email account
Anda bisa menambahkan account email baru melalui Tools – Account Settings – Add account. Pertanyaan seperti di atas akan terulang. Yang harus diingat: setting user name, incoming server, outgoing server, port dan pilihan secure connection berbeda-beda untuk setiap penyedia layanan email.
Setting Yahoo! Singapore
Jika anda menggunakan layanan email dari Yahoo! Singapore, settingnya adalah sebagai berikut:
user name: tidak memakai @yahoo.com.sg
incoming server: pop.mail.yahoo.com.sg
port: 110
use secure connection: no
outgoing server: smtp.mail.yahoo.com.sg
port: 587
use secure connection: none
Jangan lupa, di yahoo fasilitas POP secara default juga tidak aktif, jadi anda harus mengaktifkannya terlebih dahulu melalui Options – Pop Access & Forwarding.
Setting Yahoo! Non Singapore
Saya tidak tahu, tapi bisa anda cari tahu sendiri melalui menu yang mirip dengan Options – POP & Forwarding. Di situ juga sudah ada tutorial bergambar, bukan cuma untuk Thunderbird tapi hampir semua email client populer. Oiya, seperti telah saya tulis di sini, Yahoo! US (berdomain yahoo.com) fasilitas POP-nya sudah lama tidak gratis, anda harus membayar agar bisa nyedot email dari sana atau bisa tetap gratis dengan memanfaatkan YPOPs!.
TBP on harddisk, why not?
Saya lebih memilih TBP daripada versi aslinya yang harus diinstall. Kenapa? Ya karena nggak perlu diinstall itulah, semua data tersimpan dalam satu folder. Dulu saya sering bermain-main dan akibatnya jadi lumayan sering reinstall OS (gak full install sih, cuma merestore image), makanya segala sesuatu yang gak perlu diinstall & asal dikopi langsung bisa jalan jadi favorit saya, jadi kebawa sampai sekarang ;P
Met sedot-sedotan, hope can save a bit of your byte and a few of your rupiahs


23 April 2007 at 10:55
wah uenak mas, cocok bagi saya yang 80% menggantungkan benwit kantor, he….he… next, browsing biar nggak ketahuan pake apa ya mas?
24 April 2007 at 2:22
maksudnya gak ketauan ni gimana ya? ada bermacam-macam jenis gak ketauan loh heheh
27 April 2007 at 2:09
boleh juga nih…. kalau yahoo di-forward ke gmail.com terus dari gmail baru disedot bagaimana?
Nggak masalah si pak, sepanjang bisa forward dari yahoo ke gmail, selanjutnya tinggal mengikuti langkah seperti di atas. Cuma saya nggak tau apakah forwarding di yahoo.com masih gratis, kalo yahoo berdomain lain (yahoo.com.sg, yahoo.co.uk, yahoo.co.id) masih gratis seperti POP-nya. Dicoba saja. Cara pengaktifannya lewat menu Options – Pop & Forwarding (atau yang mirip-mirp lah, tergantung bahasanya). Nanti kita dapet notifikasi di gmail, setelah klik link notifikasi tersebut semua email akan diforwardkan ke gmail. Dari gmail tinggal disedot aja semua.
12 May 2007 at 7:17
Apakah “acara” sedot email itu hanya bisa dilakukan untuk penyedia mail yang memasyarakat? (e.g. gmail, yahoo , etc)
Maksud saya begini mas
Saya punya account mail di web universitas tempat kuliah (… @fi.uu.nl dan … @solismail.uu.nl). Apakah thunderbird juga bs digunakan untuk nyedot email2 saya di account tsb?
Terima kasih atas informasinya…
12 May 2007 at 8:18
Sepanjang, mail servernya mendukung POP atau IMAP, kita bisa nyedot email.
Saya liat di sini keliatannya Utrecht Univesity dah dukung IMAP. Itu setting IMAP buat nyetel email client. IMAP katanya lebih bagus dari POP, belum pernah coba siy
Yahoo sama Google aja belum berani pake IMAP loh, terlalu banyak makan resource komputer mungkin. Cobain aja deh setting yang ditulis di situ. Ntar ditulis yah hasilnya di blog.
Saya buta bahasa belanda, Om Google juga belum bisa jadi penerjemah bhs belanda ke english jadi susah buat saya ngorek-ngorek lebih banyak :p
Thx da mampir. Minta ijin masang link di blog yah…
13 May 2007 at 10:08
Terimakasih ya informasinya
sebenernya sih masih ada yang saya bingung, tapi saya bingung juga gimana nanyanya..
13 May 2007 at 10:54
Kata orang, sebuah gambar bisa mengungkapkan sejuta makna (bener gak siy ungkapannya gini
). Kalo gak bisa pake kata-kata ya pake skrinsot aja. Eh, ini bingung di mananya yah
10 June 2007 at 12:13
om trus gimana kalo saya pake yahoo indonesia. setingannya gimana, apa aja yang dirubah, coz saya butuh banget. thanks for everythink. tolong cara setnya dikirim ke email saya. lelananging_jagad_raya@yahoo.co.id
#
Sekarang dah bisa kan? Tinggal liat aja tutorial bergambar di bagian Opsi – Pop & Forwarding (yang mirip-mirip lah). Dah lengkap tuh sama bermacam-macam email client
19 September 2007 at 2:47
haduh… telat banget saya baca ini T_T
dari dulu belum pernah make OE, Eudora dan semacamnya. baru kali ini coba, dan langsung install Thunderbird. itu juga bukan versi portablenya
mmhh.. saya ikuti tutorialnya yah
gudlak for me
salam kenal juga,
ciwan
#
Salam kenal mas. Gudlak deh
27 September 2007 at 8:45
Ok banget mas uda aku coba menggunakan yahoo.co.id sip banget bisa di bawah kemana-mana lagi jadi bisa baca email di rumah….tx’s untuk artikelnya mas ok banget
salam kenal
jefri
#
Salam kenal juga mas
27 September 2007 at 11:05
Hallo pas tadi untuk yahoo.co.id uda bisa nah sekarang waktu saya menggunakan gmail lok gak bisa ya.kalo untuk send email bisa yg masalahanya untuk incaming emailnya yg gak bisa, portnya uda aku kasih 995 masih gak bisa,.. ada solusi lainnya mas
tx’’s
#
Fasilitas POP di gmail udah diaktifkan? Saya nggak ada masalah ko dengan gmail, ato mgkn server gmail lagi sibuk. Pesan yg keluar apa?
15 October 2007 at 9:23
mas mo nanya nih kl mo mindahin alamat email dari yahoo.com ke yahoo.co.id secara otomatis (forward) gimana mas
#
Login ke yahoomail terus tinggal diset di menu Option – Pop & Forwarding aja mas. Pilih yang forward terus isi alamat email tujuan forwardingnya. Tapi saya nggak tau kalo di yahoo.com masih gratis apa nggak …
6 November 2007 at 3:15
^
klo dari [dot]com ke [dot]co.id
kyknya ga bakal bisa…
paling lu tinggal register ulang lagi ajaa…beres kannn
pake gmail gw udh bisa sedot di thunderbird
tp pake yaho.co.id lom bisa2 …. uhhh
#
paling cuma kurang teliti nyetting aja tuuh
12 November 2007 at 2:59
Hallo, sudah diikutin semua instruksinya & kebetulan saya pake yahoo.com.sg, tapi pas disedot sama TB koq server pop.mail.yahoo.com.sg ga bisa login, “invalid user/password” padahal kalo login biasa username & pass-nya bener koq…. ada petunjuk?
#
Udah diaktifin belum fasilitas POP-nya? Aktifkan dulu sebelum mulai nyedot. Cara mengaktifkan: login ke account yahoo mail anda terus masuk ke menu Options – Pop Access & Forwarding. Pilih POP dan save setting. Semoga membantu
26 November 2007 at 6:58
WOW, gw baru tau tp sayang primary email gw di yahoo.com
truzz comment browsing biar nggak ketahuan pake apa ya mas?!! maksudnya biar gak ketahuan ama BOS??….gampang browsing aja di warnet, pasti aman! oiya pastikan BOS dan sekutu2nya tidak tau account YM anda saat OL or cek email d yahoo….hahaha
#
30 January 2008 at 8:37
mas…. klao setting IMAP Yahoo tuk hp M600i gimana ya???? ak dah obok² google gak ngerti juga maklum dodol…..