Masih ada hubungannya dengan kisah di sini. Sudah banyak pemakai Windows yang sadar agar tidak menyimpan data di partisi sistem (partisi tempat sistem operasi diinstall, pada komputer dengan sistem operasi Windows partisi ini biasanya disebut drive C:). Namun kebanyakan hanya membuat direktori/folder di partisi lain, melabelinya dengan nama Gaweanku, Top Secret, X-Files atau apalah lalu menempatkan file mereka di sana. Sudah.
Jika analogi
- data adalah berkas atau laporan kerja
- map, odner (?) atau tempat penyimpanan berkas lain adalah My Document
- meja kerja adalah Desktop
Maka analogi hal di atas sama saja dengan: meja kerja yang kita gunakan terletak di tempat yang “tidak aman & tidak nyaman” misal tepat di bawah AC yang bocor atau di bawah rak yang ditumpangi banyak berkas sampai penyangganya melengkung karena keberatan atau satu ruangan dengan bos
just kidding. Dengan memindahkan lokasi data saja tanpa melakukan perubahan lain, analoginya sama dengan hanya memindahkan berkas dan laporan tapi map dan meja kerja tetap berada di tempat yang sama.
Di mana sih tempat penyimpanan berkas paling nyaman? Tentu saja di map atau odner di meja kerja kita karena letaknya paling dekat, gampang dilihat dan diraih. Hal yang sama juga berlaku dengan data di komputer. My Document atau Desktop adalah tempat yang paling cepat dilihat dan diakses. Seringkali karena terburu-buru atau memang males, kita secara tidak sengaja, lupa atau melupakan diri menyimpan data lagi di sana. Hal ini bisa semakin parah apabila kita biasa mengakses data melalui Recent Document di Start Menu. Lanjutin bacanya

