ORI buat ngutangin pemerintah

Jumat malem kemaren aq menggantikan dateng ke undangan penawaran ORI-2 di sebuah hotel berbintang. Ga sangka dapet jamuan makan malam di sana, kalo gini sih lebih oke daripada waktu menggantikan dateng ke konser di J.W. Marriot Surabaya dulu, hihi. (Mbak, da dapet undangan konser lagi belon? Pak Bos nggak mao dateng lagi kah ;p)

Eniwe, ada yang tau tentang ORI? Jika belom, ini adalah penafsiran dari orang yang juga awam dalam ekonomi haha. ORI adalah singkatan dari Obligasi Ritel Indonesia. Obligasi sendiri singkatnya adalah surat utang yang dikeluarkan oleh suatu lembaga yang membutuhkan modal, biasanya yang mengeluarkan obligasi adalah perusahaan. Seperti saham, obligasi bisa diperjualbelikan di bursa efek dan seperti utang-utang laennya, obligasi juga menawarkan bunga. Bulan Juli 2006 diterbitkan ORI 001 dengan kupon (istilah besar bunga buat obligasi) sebesar 12,05% per tahun. Tahun ini pemerintah mengeluarkan ORI-002 dengan kupon 9,28%.

ORI-002 ditawarin di pasar perdana mulai tanggal 8-23 Maret 2007. ORI 001 sukses di pasar dan kata karyawan Trimegah (perusahaan efek yang ngundang ke hotel) harga tertingginya sampai 109%. Kalo melihat kecenderungan BI rate yang makin turun, (sekarang dah 9% dan akhir tahun diperkirakan sekitar 8%) ORI 002 bisa dijadikan alternatif pengganti deposito.

Oktober 2006, utang IMF dah dilunasin. Januari 2007, CGI juga dah dibubarin. That’s good, isn’t it? Apakah itu berarti Pemerintah nggak berutang lagi? Ohoho, ya masih dong, emangnya pemerintah cuma ngutang ke dua lembaga itu doang? Sisa utang yang kemarin-kemarin juga belum lunas. Lalu kemana pemerintah mao cari tambahan utangan yang ilang? Mungkin pemerintah sekarang mikirnya, “Daripada bayar bunga ke luar negeri, kenapa kita nggak ngutang aja ke rakyat?”

Btw, dulu aq pikir bunga tabungan & deposito di semua bank itu di bawah BI rate, tapi hari Minggu kemarin aq baru tau bahwa itu nggak bener. Ada BPR yang sampai Minggu kemaren menawarkan bunga deposito (12 bl) sampai 13%! Orang yang kerja di BPR itu sendiri yang bilang & aq kenal baek sama orang itu.

Baca:

3 Responses to “ORI buat ngutangin pemerintah”

  1. ViE Says:

    Iya, banyak keuntungannya membeli ORI tapi lebih dari itu, ingat quote nya Pak JF Kennedy yg bilang “It’s not what your country can do for you, it’s what you can do for your country”. Lalu apa yang bisa kita beri ke negara kita tercinta yang membutuhkan dana untuk membangun, berupaya membuat rakyatnya hidup layak? So Beli ORI ya!🙂

  2. deedhoet Says:

    Masalah utama adalah kebanyakan dari kita (termasuk aq) belum paham bener dengan yang namanya obligasi & ORI. Kebanyakan cuma tau kalo markir duit itu ya di tabungan dan deposito doang. Seperti biasa berlaku pepatah: Karena tak kenal maka tak sayang, karena nggak tau maka jadi ragu ;p Di sini yang penting adalah penyebaran informasi & gimana supaya masyarakat mampu & mau nyari informasi. Agen-agen penjual ORI seharusnya juga nggak cuma cari komisi doang dari hasil penjualannya, cuma ngasih tau keuntungan-keuntungan tapi nggak mau ngasih tau resiko & gimana cara menangani resikonya. Kita nggak pengen kan panic selling seperti krisis reksadana taon 2005 terjadi lagi.

    Masalah kedua mungkin bukan karena kita nggak mau ngutangin pemerintah tapi khawatir dengan pejabat-pejabat di pemerintahan yang korup. Ntar kalo gara-gara pejabat korup tadi negara gak bisa ngembaliin duit gmn? Sebagai investor kita kan juga pengen duit kita nggak ilang sia-sia, syukur2 bisa memberikan keuntungan lebih. Siapa si yang mau kehilangan duit? Kita kan juga nggak pengen kalo nanti negara nggak bisa bayar utang ORI, pemerintah melakukan cara ini:
    – mencetak duit lebih banyak
    – gali lubang tutup lubang, cari utang baru buat bayar utang lama

    Btw, di koran Sindo yang aq baca kemarin (14 Mar 2k7) ada berita bagus: menurut daftar yang dikeluarkan PERC (Political and Economic Risk Consultancy) posisi Indonesia sebagai negara terkorup di Asia sudah turun. Berita buruknya: cuma turun ke posisi no 2 (bersama Thailand) dari semula no 1 (sekarang dipegang Filipina).

    Kalo aq sendiri sebenernya pengen beli ORI buat bahan belajar. Laen dong rasanya belajar dari baca dan denger omongan orang laen dengan belajar praktek sendiri. Tapi… sekarang aq lagi bokek, gak punya duit cash sampe 5 juta haha. Ada yang mo minjemin gak nih? ==> Makelar utang, cari utangan buat ngutangin orang laen😀 Eh, tapi percaya nggak bahwa makelar utang itu banyak banget di sekitar kita. Bukan cuma perorangan, sadar nggak sih kalo perusahaan finance dan bank itu sebenernya juga makelar utang😀 Sekarang aq lagi bujukin sodaraku buat beli ORI-2 ni, doakan semoga berhasil ya hihihi.

    Buat yang pengen beli ORI-2, baca ini dulu buat bahan pertimbangan. Kalo dah mantap, buruan ke bank2 dan perush sekuritas yang jual ORI-2, biar bisa beli di pasar perdana. Cepetan ya, paling lambat tanggal 23 Maret 2007. Ntar kalo dah beli kita bisa tukeran cerita..

  3. Properti Singapura Says:

    Wah, keren banget bisa diundang ke penawaran ORI. Kalo boleh tanya Mas, tentang ORI. Apakah ORI bisa dibeli oleh investor kecil, yang modalnya ga sampai jor-joran. Berapa nilai minimal investasi.
    trus tentang bunga yang tinggi, bukan hanya BPR, kadang bank besar juga menawarkan bunga khusus buat nasabah2 besar (dengan dana di atas 10M).

    kalo menurut aku sih, mendingan cari aman dengan bunga di bawah suku bunga BI, kan terjamin oleh pemerintah.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: