Lomba debat “Matahari Mengelilingi Bumi”

Ada orang yang berpendapat dan bersikeras bahwa matahari berputar mengelilingi bumi. Ada debat yang menarik tentang hal ini. Pengen ikutan lomba debat, kasih komen ato sekedar numpang nama doang? Boleh aja, gratis kok, asal memenuhi peraturan di bawah ini

  • Peserta harus memakai kata-kata yang sopan dan tidak kasar.
  • Peserta dilarang menggunakan avatar yang berwujud makhluk hidup.
  • Peserta dilarang memberikan link ke situs lain jika situs tersebut bukan merupakan situs agama

Tak perlu repot-repot menyiapkan hitungan-hitungan rumit, siapkan saja ayat-ayat Al Qur’an dan hadits beserta tafsirnya sebelum mengikuti lomba karena ayat-ayat lain yang terserak di alam semesta tidak akan dilihat dan didengar.

Cepetan, ntar keburu ditutup dan topiknya jadi dingin loh soalnya lomba sudah dimulai sejak tanggal 15 Maret kemaren. Daftarkan diri kamu segera di sini

Saya bukan orang ingin balik ke teori geosentris loh😀

Saya sadar karena saya masih sangat culun dalam agama, jadi kalo ikutan lomba itu komen saya bakal cuma jadi spam😀 Boro-boro jadi spam, lolos dari cekal juga sudah bersyukur. Makanya saya lebih suka menulis di blog sendiri yang masih melompong daripada memenuhi blog orang lain hehe. Selain itu, kalau menyuarakan Al Qur’an saya masih terlalu sering memakai “self interpretation” ala saya, makanya terus terang saya nggak pede membacanya keras-keras di depan banyak orang, apalagi kalau harus menginterpretkan maknanya untuk melawan pendapat orang lain yang katanya sih seorang ulama.

Dulu saya sangat yakin bahwa manusia pada tahun 1961 sudah mencapai bulan, bahkan saat SMA dulu saya sudah pernah menulis artikel tentang ini, tetapi sekarang saya menyangsikannya. Hanya karena belum ada bukti yang bisa dipakai untuk menyanggah apa yang menjadi kebenaran umum tidak berarti bahwa yang dianggap benar secara umum itu benar. Apa yang dulu dan sekarang tampak sebagai sebuah kebenaran seringkali bukan merupakan kebenaran sejati yang kekal.

Ada banyak contoh kan, misalnya paham geosentris itu sendiri yang akhirnya digantikan oleh paham heliosentris. Teori bahwa atom adalah bagian terkecil suatu benda yang kemudian diperbarui dengan teori bahwa bagian terkecil adalah neutron, proton dan elektron yang sekarang ternyata dianggap sudah kuno dengan ditemukannya positron, quark atau apalagi sih, saya gaptek nih. Teori bahwa host suatu acara TV yang bakal sukses harus orang yang intelek dan cakep.De el ed, de el el…

Siapa di antara kita yang benar-benar bisa membuktikan secara teknis bahwa bumi mengelilingi matahari memakai hitungan sendiri ? Tidak cuma asal mengutip data dan hasil penelitian orang lain tetapi benar-benar memahaminya. Siapa diantara kita yang bisa memberikan foto atau film otentik hasil karya sendiri atau benar-benar bisa membuktikan bahwa foto-foto dan film yang membenarkan teori heliosentris adalah asli dan bukan rekayasa seperti yang sekarang diyakini terjadi pada pendaratan manusia di bulan ?

Apakah itu berarti saya mendukung dan membenarkan pendapat itu? Wah, ya nggak gitu. Walaupun saya tidak bisa mengacungkan jari pada pertanyaan “Siapa…” di atas dan hanya bisa jadi pengekor tetapi kepercayaan saya pada teori heliosentris di atas 90%. Kenpa? Sekarang teknologi telah begitu maju, akses ke luar angkasa bukan cuma monopoli USA dan USSR karena itu saya yakin jika mereka berusaha melakukan pembohongan publik hal itu akan cepat sekali mendapatkan reaksi keras. Buktinya? USA sudah lama tidak mengirim orang ke bulan lagi kan? Menurut saya mereka khawatir kebohongan mereka akan terungkap dengan sangat nyata jika mereka melakukannya lagi. Saya yakin bahwa dalam dunia sains, orang yang jujur masih banyak.

Saya juga masih meyakini bahwa yang tertulis di Al Qur’an adalah sebuah kebenaran tapi masalahnya dalam Qur’an tersebut tidak disebutkan secara nyata bahwa matahari mengeliling bumi. Yang secara nyata menjelaskan itu cuma penfasiran penafsiran orang yang diangap benar oleh orang di kuwait itu. Terus terang saya heran mengapa ayat-ayat seperti itu dijadikan pegangan teori geosentris. Sungguh, jika saya harus berkomentar lebih jauh saya takut membuat wajah dan kuping memerah, darah mendidih, dan tumbuh tanduk di kepala. Sungguh, banyak sekali orang yang mengeksploitasi Al Qur’an untuk membenarkan kepentingan mereka sendiri.

Kadang-kadang saya memang terlalu mempercayai orang lain bahkan yang sebenarnya tidak saya kenal baik sampai menceritakan hal-hal yang tidak ingin terekspos, saya punya alasan sendiri tentang ini. Tetapi saya tidak akan begitu saja mempercayai orang atau kelompok yang dengan sombong dan arogan mengaku bahwa mereka adalah orang yang paling benar. Banyak golongan yang percaya bahwa mereka layak disebut ulama, padahal mereka membunuh banyak orang, padahal dalam agama jelas-jelas diajarkan bahwa orang-orang yang disebut kafir pun harus dilindungi. Saya juga tidak terima jika ada ulama yang melecehkan sains dan berpendapat bahwa hal ilmiah adalah hal yang hanya bersumber kepada Al-Qur’an, as-sunnah, atsar sahabat. Berikut adalah petikan dari komentar pemilik blog tersebut

Pergunakanlah cara ilmiyah (bersumber dari Al-Qur’an, as-sunnah, atsar sahabat) dalam membantah artikel ini.Ketahuilah, baha artikel ini dibangun atas dasar tersebut jadi bukan atas dasar ra’yu.

Bukankah yang terserak di alam semesta ini juga adalah ayat-ayat-Nya? Jika apa yang ada dalam Al Qur’an dan hadits tidak ada yang sesuai mengapa memaksakan diri untuk menggunakan sesuatu yang pada akhirnya nanti malah akan mengundang malu. Bukankah ini adalah saat yang tepat untuk mempelajari sumber-sumber lain?

Mohon dimaafkan jika tulisan ini banyak salahnya karena saya hanyalah orang yang masih harus banyak belajar.

15 Responses to “Lomba debat “Matahari Mengelilingi Bumi””

  1. Mr. Geddoe Says:

    *garuk-garuk kepala*

    Begini, akhi…😀

    Semua ‘fakta ilmiah yang terbantahkan’ di atas, tidak ada yang sampai taraf berpotensi membuat sains berantakan. Misalnya, teori eksistensi terkecil. Teori atom, neutron, elektron, positron, segala macamnya itu, semuanya hanyalah pengembangan saja. Teori Apollo Hoax (atawa teori NASA-Area 51) itu juga tidak membuat sains berantakan.

    Misalnya, bahwa ternyata ada yang lebih kecil dari atom. Ia tidak mematahkan teori, hanya sekadar melihat lebih jauh. Ah, susah menggambarkannya, nih😦 Sedangkan teori geosentris, itu akan mengacaukan banyak teori rapi yang sudah masuk akal dan ilmiah. Berbeda.

    Apalagi belakangan ada yang mengklaim bahwa bumi itu datar. Nanyanya jangan ke saya. Tanya ke biro penerbangan. Bakalan ketawa mereka.

    L a g i p u l a . . .
    Dari semua dalil yang ditunjukkan ke saya, semua penafsirannya maksa, tuh😛
    Coba berikan semua ‘teori penolakan Al-Qur’an akan sains’ ini ke Maurice Bucaille. Bisa mencak-mencak dia, sudah susah payah dia menghubungkan Al-Qur’an ke sains, diputar balik seenaknya😆

  2. deedhoet Says:

    Maafkalo ternyata salah, tapi saya nggak yakin kalo mr geddoe benar-benar membaca tulisan saya. Coba deh, mr geddoe baca sampai akhir. Saya ini penganut teori heliosentris loh hehe. Ati-ati, baca sampai akhir baru tulis komentar. Ato mungkin gaya penulisan saya yang amburadul dan acak-acakan banget ya sampai membuat mr geddoe salah paham hehe.

    Saya tau maksud mr geddoe, saya cuma berusaha melihat dari sisi penulis teori “yuk balik ke geosentris” bahwa yang sekarang kita anggap benar itu belum tentu benar di masa depan dengan mengambil beberapa contoh. Setelah saya berusaha melihat cara pikir mereka, baru saya tuliskan pendapat saya.

    Mengenai atom, saya melihat dari kalimat (kalo nggak salah): atom adalah bagian terkecil dari suatu benda yang tidak dapat dibagi lagi. Nah ternyata sekarang teori itu sudah tidak berlaku lagi kan? Begitu juga dengan Apollo, dulu kita percaya banget sekarang kita bilang “tertipuuu…”

    Tentang “teori penolakan Al Qur’an akan sains”, mr geddoe mengacu ke saya atau penulis teori “yuk balik ke geosentris”? Saya bingung karena mr geddoe menulis “ini” di belakangnya. Saya tidak berpendapat bahwa Al Qur’an menolak sains. Saya hanya berpendapat bahwa kalau tidak ada ayat-ayat yang bisa dipakai untuk mendukung teori geosentris, mbok ya jangan lantas nyomot ayat terus maksain menafsirkan gitu.

  3. Mr. Geddoe Says:

    Nggak, saya paham mas ini cuma ‘menyindir’ saja. Cuma, ya itu, beberapa statemen mas bisa dipakai buat pembelaan kaum konservatif buta itu. Saya cuma mau meluruskan saja.

    Tenang mas, saya tahu mas ini penganut heliosentris:mrgreen:

  4. awan Says:

    menurut saya….
    Benda ruang angkasa Allah gerakkan pada orbitnya….. digerakkan secara beraturan….. sehingga tiap planet dan bintang memiliki ciri khasnya……
    dengan demikian agar manusia berpikir….

  5. rajaiblis Says:

    hiks …
    raja iblis gak boleh debat …
    nama iblis tidak diperkenankan masuk ke dalam blog tersebut …
    blog dimaksud lebih suci dari alquran yg biasa mereka baca …

    lagipula.. saat ini mereka sudah tidak menerima pendaftaran lagi !

  6. deedhoet Says:

    @ Mr. Geddoe
    thx linknya mister, sekarang jadi lebih gampang kalo harus cari referensi. Jadi nggak buta-buta banget lah🙂

    @ awan
    iya pak semua benda langit memang sudah mempunyai orbit masing-masing

    @ rajaiblis
    kasian sekali dikau wahai raja iblis, padahal di qur’an saja namamu disebut-sebut. Baiklah, karena saya orang yang baik hati, saya saja yang akan menuliskan namamu dalam posting saya selanjutnya😀

  7. rajaiblis Says:

    monggo …
    makin banyak nama iblis ditulis dimana-mana … makin keren …

    cuma kasih sedikit pendapat …
    mereka yg takut digoda dan disambangi iblis bisa jadi sesungguhnya mereka jauh dari tuhannya !
    mereka gak yakin tuhannya mo menolong mereka …
    mereka lebih senang membaca mantra supaya iblis terjungkal …
    mereka lebih suka membantai kerbau supaya iblis terbirit-birit !
    jangankan 100 kerbau … bila perlu semua “klan” kerbau dibumihanguskan !

    wakakaakakaaa …

  8. agorsiloku Says:

    Geosentris, Heliosentris, tergantung kita memilih pengertian sentris-nya.
    Kalau pusat kehidupan di tatasurya, kita mo nyebut matahari atau bumi?

    Kalau soalnya bumi mengelilingi matahari atau sebaliknya, ya jelaslah bumi mengelilingi matahari.

    Ayatnya… saya juga lagi nelitinih, ceritanya.

  9. deedhoet Says:

    Terima kasih pak agor, dapet perspektif baru. Ya kalo di sini kan konteksnya yang kedua itu. Hasil penelitiannya sangat saya nantikan lho pak hehe.

  10. Tomy cute Says:

    081325333380
    @_@ Sapa yah?

    #
    Nggak ngerti saya…
    Tapi kayaknya nmr simpati semarang jadul, 081 325 …

  11. pinah Says:

    wah, di blog ini tidak terlalu ramai ya komennya. padahal artikelnya tentang helio dan geosentris.
    di beberapa forum/blog, ramai banget tuh yang komentar. udah liat belum? coba aja ketik geosentris di gugel . . .
    btw, pemenang lomba debat itu siapa? trus dia mendebatkan helio atau geosentris?

    #
    Yah, maklumlah pak, orang ni bukan blog seleb tapi blog jablay hehe. Pemenang lomba debat ya gak jelas, soale yang bikin lomba da nutup lomba di blognya, hihi.

  12. Indraemc Says:

    alhamdulillah di blog ini postingannya rata-rata positif semua.

    ada beberapa Blog yang membahas topik yang sama (Sentrisme) tetapi tanggapannya pake kata-kata makian, apalagi kalau blog tersebut sudah dimasuki orang non-islam. wah…… langsung deh mereka menghina Al Quran😦

    Ooo… iya….. ^_^

    kalau saya sih tetap dukung HELIOSENTRIS, soalnya jika matahari mengelilingi bumi dan planet-planet mengelilingi matahari (seperti teori geosentris) maka harusnya bumi udah ketabrak dengan planet lain donk ????

    juga saya melihat di youtobe.com tentang video “Live earth Rotation 24 Hours” yang direkam secara langsung dari ISS (international Space Station) makin membuat saya PRO terhadap Heliosentris.

    #
    saya juga pro sama heliosentris ko bos😀

  13. Irwan Says:

    Duh membuat malu umat Islam aja,
    Tentunya masa yg lebih besar lebih lembam dari pada masa yg lebih kecil.
    Dari dalil2 yg ada tidak lah salah tapi penafsirannya yang terlalu jadul.
    Dalil2 tadi berbunyi seperti itu karena turun pada saat yg dimana sulit membuktikan heliosentris, sehingga yg diutarakan adalah efeknya pengamatan secara relatif di bumi.
    Sarannya itu buku di stop aja, jgn di bakar karena ada ayat2 Al-Qur’an.

  14. lek yo Says:

    Ada pembahasan menarik tentang ini di http://hidayatullah.com/index.php?option=com_joomlaboard&Itemid=79&func=view&id=32345&catid=23

    coba di tengok tapi saat ini sering eror.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: