Pindahkan Map dan Mejamu!

Masih ada hubungannya dengan kisah di sini. Sudah banyak pemakai Windows yang sadar agar tidak menyimpan data di partisi sistem (partisi tempat sistem operasi diinstall, pada komputer dengan sistem operasi Windows partisi ini biasanya disebut drive C:). Namun kebanyakan hanya membuat direktori/folder di partisi lain, melabelinya dengan nama Gaweanku, Top Secret, X-Files atau apalah lalu menempatkan file mereka di sana. Sudah.

Jika analogi

  • data adalah berkas atau laporan kerja
  • map, odner (?) atau tempat penyimpanan berkas lain adalah My Document
  • meja kerja adalah Desktop

Maka analogi hal di atas sama saja dengan: meja kerja yang kita gunakan terletak di tempat yang “tidak aman & tidak nyaman” misal tepat di bawah AC yang bocor atau di bawah rak yang ditumpangi banyak berkas sampai penyangganya melengkung karena keberatan atau satu ruangan dengan bos😀 just kidding. Dengan memindahkan lokasi data saja tanpa melakukan perubahan lain, analoginya sama dengan hanya memindahkan berkas dan laporan tapi map dan meja kerja tetap berada di tempat yang sama.

Di mana sih tempat penyimpanan berkas paling nyaman? Tentu saja di map atau odner di meja kerja kita karena letaknya paling dekat, gampang dilihat dan diraih. Hal yang sama juga berlaku dengan data di komputer. My Document atau Desktop adalah tempat yang paling cepat dilihat dan diakses. Seringkali karena terburu-buru atau memang males, kita secara tidak sengaja, lupa atau melupakan diri menyimpan data lagi di sana. Hal ini bisa semakin parah apabila kita biasa mengakses data melalui Recent Document di Start Menu.

Cuma masalah psikologi aja sih tapi dari sana bisa disimpulkan bahwa membuat folder Top Secret di partisi lain kemudian menyimpan data anda di sana belum cukup aman dan kurang nyaman. Jadi, jangan memindahkan berkas dan laporan saja, pindahkan juga map, odner dan meja kerja anda!

Oiy oiy, bentar dong! Emang kenapa siy menempatkan data di partisi sistem nggak bagus?

  1. Membuat fragmentasi terjadi lebih cepat, fragmentasi memperlambat sistem
  2. Membuat pekerjaan jadi tambah lama jika nanti terpaksa harus melakukan reinstalasi sistem operasi. Yah karena harus memindahkan data-data penting dulu dari partisi sistem, nggak bisa langsung main tumpuk, format atau restore. Belum lagi jika setelah melakukan tumpuk, format, restore atau reinstall anda baru menyadari bahwa ada data penting yang tertinggal di partisi sistem. Wah, kepala bisa jadi tambah puyeng dan nyut-nyutan😀

Mungkin itu salah satu alasan kenapa dalam linux setiap direktori utama seperti /usr, /home, /var dan lainnya dapat di-mount ke partisi yang berbeda. Bahkan sejak instalasi pun hal seperti ini sudah ditanyakan. Linux memang lebih baik dalam manajemen file🙂

Jika anda bekerja dengan dua sistem operasi, menempatkan data di partisi non sistem akan mempermudah pengaksesan data. Contoh: anda bekerja dengan sistem Linux dan Windows XP, menempatkan data (yang sering diubah) dalam partisi FAT32 akan sangat membantu anda. Windows XP secara default tidak dapat mengakses file sistem Linux sedangkan Linux dapat membaca file sistem NTFS milik Windows XP tapi tidak dapat menulisinya. Yah, tentu saja anda dapat menginstal Windows XP pada partisi FAT32 tetapi ini tidak dianjurkan.

Jika anda penggemar aplikasi portable (aplikasi yang nggak perlu diinstal), meletakkan aplikasi tersebut pada partisi non sistem juga akan sangat bermanfaat. Banyak game yang juga bersifat portable, jadi saya juga tidak menempatkan game pada partisi sistem.

Memindahkan Map (My Document)

My Document adalah direktori virtual, lokasi aslinya terletak di

C:\Documents and Settings\%UserName%\My Documents

%UserName% adalah variabel nama pengguna.

Cara memindahkan My Document

  1. Klik kanan My Document di desktop. Jika My Document tidak tampak di desktop buka windows explorer.
  2. Pilih Properties. Isi target dengan lokasi baru atau anda bisa memilih “Move” untuk memilih lokasi baru.
  3. Setelah target terisi, klik OK. Jika ada pertanyaan konfirmasi untuk memindahkan semua data ke lokasi baru, jawab saja Yes.

Memindahkan Meja Kerja (Desktop)

Sama seperti My Document, Dektop adalah direktori virtual, lokasi aslinya terletak di

C:\Documents and Settings\%UserName%\Desktop

Cara memindahkan Desktop

  • Jalankan regedit (tekan tombol <Start/Windows> + <R> bersamaan – ketik regedit – <Enter>)
  • Pada lokasi

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Shell Folders]

ganti entry “Desktop” dengan path lokasi baru yang anda inginkan

  • Pada lokasi

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\User Shell Folders]

ganti entry “Desktop” dengan path lokasi baru yang anda inginkan

Dua entry ini sebenarnya sama, bedanya cuma yang terakhir ditulis dalam format heksadesimal (tipenya REG_EXPAND_SZ). Entah apa maksud Microsoft membuat redundant entry seperti ini.

  • Anda harus memindahkan file secara manual dari lokasi desktop lama anda ke lokasi desktop baru.
  • Logoff dan relogin agar setting ada efeknya.

Anda juga bisa memindahkan My Document dan lokasi folder-folder khusus lain dengan cara di atas.

Adanya entry heksadesimal menghalangi saya untuk membuat file .reg yang lebih cepat diedit (dari text editor). Mengedit file .reg untuk setting ini dijamin lebih susah daripada di regedit😀

6 Responses to “Pindahkan Map dan Mejamu!”

  1. kangguru Says:

    #mount /dev/hda3 /home/hasilkerja/jangandibuka
    hehehhe emang lebih menyenangkan daripad kudu keliling pake ekplorer

    #
    linux emang moy..

  2. telmark Says:

    mau dipindahkan, tapi berat nih. 🙂

    #
    perlu dibantuin geser meja gak😛 Thx dah mampir mas🙂

  3. ndarualqaz Says:

    solusi lainnya, beli aja meja yang lebih gede, segede stadion misal, hehehehehe.
    tengs buat tutor diatas, lumayan buat sedikit ngutak-ngatik winblows punyaku.
    <b>kangguru</b> : emang iya pak, apalagi ubuntu dan kubuntu, GUI-nya gak kalah ama winblows, bahkan lebih hebat….

    #🙂

  4. akunk Says:

    kalau pengen pindahin folder document and setting, folder program file ke drive lain gimana ???????

  5. Setia Gunawan Says:

    Bikin sebel jika data lupa dibackup! Tiba2 “jendela” error.
    Thx atas toturialnya🙂

  6. adam archer Says:

    bos kalau mo mindahin program files nya di mana bos???


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: